Thursday 28 ذو الحجة 1435 Hijri | 23/10/2014 A.D. - 04:33 AM - Time of Mecca

Ribuan Pengungsi Rohingya Diduga Terlantar di Selat Melaka
Monday | 18/03/2013 - 07:05 AM
Ribuan Pengungsi Rohingya Diduga Terlantar di Selat Melaka

Rohingya News Agency (Metro Tv News): Sekitar 1.000 warga Rohingya dikabarkan terkatung-katung di perairan laut Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Mereka diduga berasal dari Myanmar untuk menghindari konflik bersenjata yang terjadi di negara tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Media Indonesia, Minggu (17/3), nelayan asal Manyak Payed, bernama Jasliandi bersama tiga rekannya merupakan orang Indonesia pertama yang mengetahui perihal pengungsi Rohingya di Selat Malaka.

Pada Jumat (15/3), mereka menemukan sebuah tongkang terhempas arus dan suara orang minta tolong. Empat nelayan tradisional yang menggunakan kapal kayu itu langsung mendekati tongkang.

Para pengungsi tersebut meminta bantuan karena seorang di antara mereka bernama bernama Muhammad Maulana Abdurrasyid sedang pingsan. Abdurrasyid kemudian ditemukan dalam kondisi sangat lemas diduga karena kehabisan stok makanan.

Abdurrasyid kemudian langsung dilarikan ke daratan guna mendapatkan batuan medis dan makanan. "Tidak ada tujuan lain menolong lelaki itu kecuali karena rasa iba melihat kondisinya yang sudah sangat lemas" kata nelayan Aceh Tamiang itu.

Muhammad Maulana kini ditampung sementara di Kantor Imigrasi kelas II B Kota Langsa. Pihak imigrasi akan mencari keluar bagaimanaa proses penanganan selanjutnya warga asing yang tidak memiliki dokumen resmi tersebut.

Sedangkan seribuan warga pelarian Rohingya lainnya hingga Minggu pagi belum diketahui keberadaannya. Belum ada informasi apakah mereka terdampar ke daratan lain atau terbawa arus laut Selat Malaka hingga melintasi negara luar Indonesia.

Sebelumnya sekitar bulan Februari 2013, sebanyak 127 pengunsi Rohingya terdampar di perairan laut Kabupaten Aceh Utara dan 63 lainnya ditemukan di lepas Pantai Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur. (Amiruddin Abdullah Reubee)




التعليـــقات 
Comments published does not reflect the opinion of the agency, but reflect the opinion of their owners


Articles
Books
Mailing List
subscribe to our newsletter to receive our latest and top news
Search
Follow us on Facebook